Displaying 1 - 5 of 6 entries.

Tiga Benda Penyebab Rusaknya Kulit Wajah

  • Posted on November 9, 2012 at 5:46 pm

Berikut ini adalah barang-barang yang tampaknya tidak berbahaya, namun ternyata dapat merusak kulit kita, khususnya pada musim panas.

1. Kacamata hitam
Jangan heran atau kaget dengan jumlah bakteri yang bisa tumbuh di kacamata hitam atau di kacamata yang disarankan dokter. Mulailah berpikir dua kali untuk menaruh kacamata di dalam tas atau di atas meja restoran. Untungnya, bakteri di kacamata bisa hilang dengan mencuci kacamata menggunakan sabun tangan antibakteri dan air beberapa hari sekali.

2. Telepon seluler
Ponsel bisa ditempati bakteri lebih banyak dari barang lain. Bersihkan ponsel Anda dengan tisu antibakteri setiap sebelum menggunakannya (atau setidaknya sekali sehari).

3. Kuas make-up
Untuk membasmi kuman di kuas make-up, bisa dengan menyemprotkan pembersih antibakteri seperti BodyographyPro The Brush Off Anti-Bacterial Makeup Brush Cleanser sepekan sekali.

 

5 Hal Ini Dapat Mengakibatkan Wajah Berjerawat

  • Posted on November 9, 2012 at 5:43 pm

Kata orang, jerawat adalah penyakitnya anak remaja. Tetapi setelah usia sudah memasuki 25 – 30 tahun begini, kok jerawat masih saja muncul? Bahkan, kondisinya lebih parah ketimbang waktu remaja, dan bisa muncul di punggung, leher, pundak, bahkan tempat-tempat lain yang tak terlihat.

Menurut statistik, satu dari lima orang dewasa usia 25 – 44 tahun mengalami problem jerawat. Masalah kulit ini tidak disebabkan oleh satu faktor saja, sehingga memang agak sulit untuk mengenyahkannya.

Tetapi bagaimana Anda memperlakukan kulit, sedikit banyak berperan dalam munculnya jerawat di wajah. Tak percaya? Coba lihat buktinya.

1. Memakai make-up saat berolahraga
Kesalahan terbesar yang dilakukan rata-rata perempuan adalah, baru membersihkan wajah setelah berolahraga. Justru, sebelum berolahraga wajah sudah harus dalam keadaan bersih agar ketika keringat mengucur, debu atau sisa make-up tidak menempel pada wajah.

Produk-produk perawatan kulit dan rambut, seperti hair conditioner, gel, shaving cream (untuk pria), moisturizer, sunscreen, dan produk-produk lain yang mengandung minyak, dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan timbulnya jerawat. Ganti produk-produk ini dengan bahan yang tidak akan menyumbat pori; biasanya pada label kemasan ditulis oil-free dan/atau noncomedogenic. Namun meskipun menggunakan produk yang tidak mengandung minyak, Anda tetap harus membersihkan wajah sebelum berolahraga.

Pertimbangkan juga apakah produk-produk tersebut memang Anda butuhkan. Soalnya, produk-produk yang disebut “dermatologist tested” (telah diuji oleh pakar dermatologi) pun bisa menyebabkan jerawat pada sebagian orang.

2. Sering meraba-raba pipi atau dagu
Mungkin Anda tak sadar melakukannya, namun kerap mengusap keringat di wajah dengan tangan atau menggosok hidung bisa mendorong tumbuhnya bakteri dan menyebabkan infeksi. Biasakan juga untuk tidak memegang-megang jerawat yang mulai tumbuh. Memencet jerawat bisa membuat bakteri pada jerawat masuk semakin dalam ke kulit, sehingga menimbulkan peradangan dan bekas luka permanen.

3. Tidak rajin membasuh muka
Segera basuh wajah setelah Anda berolahraga ataupun melakukan aktivitas lain yang membuat Anda berkeringat. Aktivitas fisik memanaskan tubuh, menyebabkan keringat bercampur dengan minyak di permukaan kulit. Kedua hal ini bisa menyumbat pori-pori. Jika Anda tidak bisa mencuci muka, keringkan wajah dan tubuh Anda dengan handuk, lalu segera berganti pakaian.

Berlama-lama mengenakan pakaian yang basah karena keringat, apalagi yang ketat, juga membuat dada, punggung, dan bagian lain dari tubuh Anda ditumbuhi jerawat.
Bila Anda sering mengenakan ikat kepala, topi, atau helm, yang terpasang kuat di kepala, rajin-rajinlah mencuci talinya untuk mengurangi bakteri.

4. Terlalu sering mencuci wajah dengan sabun yang keras
Jerawat tidak disebabkan oleh kotoran. Karena itu, tak ada gunanya sering-sering mencuci muka dengan sabun atau scrub yang mengandung bahan yang tajam seperti alkohol. Kondisi wajah Anda bahkan bisa makin parah karena memaksa produksi minyak berlebih.
Ubah kebiasaan Anda dengan membasuh muka dari rahang ke arah garis rambut dengan sabun yang lembut dan air hangat, sekali atau dua kali sehari. Jangan lupa, cuci dulu tangan Anda sebelum menyentuh muka. Lalu, keringkan wajah yang sudah bersih dengan menepuk-nepuknya dengan handuk yang kering dan lembut (bukan menggosoknya).

5. Membiarkan stres berlanjut
Mungkin Anda pernah mendengar bahwa stres bisa berpengaruh pada kesehatan kulit. Sebab ketika Anda stres, tubuh memproduksi hormon stres (kortisol) yang akan merangsang produksi minyak berlebih dari kelenjar sebum di dalam kulit. Kalau kelebihan minyak ini bercampur dengan sel-sel kulit mati dan bakteri, jerawat bisa bertambah besar atau bertambah parah.

Kalau Anda menderita stres berkepanjangan, cobalah untuk beristirahat sejenak dari rutinitas yang membuat Anda stres. Lakukan latihan peregangan dan bernafas dalam-dalam. Olahraga secara teratur juga ampuh mengatasi kegelisahan dan mengurangi stres.

Pada dasarnya, tidak ada obat mujarab untuk jerawat. Kebanyakan jerawat ringan bisa diatasi dengan perawatan kulit dan tubuh yang sederhana. Bila apa yang Anda lakukan belum berhasil melenyapkan jerawat, kemungkinan ada beberapa faktor lain yang menjadi penyebabnya. Antara lain, perubahan hormonal (menstruasi, kehamilan, atau memulai dan berhenti mengonsumsi pil KB), mengonsumsi obat-obatan tertentu, alergi makanan atau kosmetik, dan faktor genetik.

Source: Tribunews.com

Tips Make-Up untuk Wanita Berkacamata

  • Posted on September 22, 2012 at 8:46 pm

Sebenarnya, apabila bingung dengan riasan mata untuk pesta bagi pengguna kacamata, hal yang paling mudah dilakukan adalah memfokuskan riasan wajah pada area bibir. Pilih lipstik yang berwarna mencolok, seperti merah, orange, atau fuchsia. Warna-warna terang seperti ini sangat cocok digunakan oleh mereka yang memiliki kulit kecoklatan. Kalau tidak percaya, contoh saja Rihanna yang selalu berani menggunakan lipstik fuchsia. Cocok sekali bukan di kulitnya yang hitam.

Karena sudah menggunakan lipstik berwarna terang, riasan mata bisa tipis-tipis saja. Caranya, dengan mengombinasikan warna muda seperti eyeshadow berkilau warna kulit yang disapukan di seluruh kelopak mata, dengan eyeshadow coklat muda. Untuk ‘membingkai’ area mata dan menonjolkan bentuknya, gunakanlah eyeliner berwarna hitam di bagian atas bulu mata, dan juga bagian garis bawah mata. Hasilnya, bentuk mata akan terbingkai dengan cantik dan terlihat walaupun menggunakan kacamata.

Hal lain yang perlu diingat apabila menggunakan kacamata adalah, memastikan bahwa alis kita tertata dengan rapi. Apabila tidak terbiasa membentuk alis sendiri, bisa pergi ke salon kecantikan untuk meminta bantuan profesional agar alis kita terlihat rapi dan sesuai dengan bentuk wajah kita.

Agar lebih terlihat tertata, kita bisa menggunakan pensil alis atau perona alis yang berbentuk serbuk, dan ‘isikan’ rongga di antara rambut alis dengan menggunakan salah satu produk tersebut.

Dalam menggambar alis, jangan menggambarnya dengan tegas dan dalam satu gerakan karena hasilnya akan terlalu kaku. Sebaiknya, gambar sedikit-sedikit, seperti mengarsir, dan gambar mengikuti arah tumbuhnya rambut.

Selamat mencoba!

Sumber: fashionesedaily

Mencegah dan Mengatasi Lingkaran Hitam di Bawah Mata

  • Posted on May 27, 2012 at 11:35 am

Lingkaran hitam di bawah mata, selain bisa membuat Anda dijuluki “Si Mata Panda”, juga bisa membuat wajah terlihat tua, lelah, dan tak segar. Bagaimana cara mencegah dan mengatasinya?

Munculnya lingkaran hitam di bagian bawah mata bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya hidung tersumbat, kurang tidur, alergi, proses penuaan, perubahan hormon yang berhubungan dengan kehamilan atau menstruasi, kekurangan vitamin, dehidrasi, terlalu banyak merokok, disfungsi hati, efek samping obat, terlalu banyak terpapar sinar ultraviolet, atau faktor keturunan.

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk mencegah munculnya lingkaran hitam?

1. Kurangi konsumsi kopi, soda, dan minuman yang mengandung kafein. Perbanyak air putih.
Minuman bersoda mengandung pemanis sintetis yang membuat bagian sekitar mata terlihat membengkak dan warnanya lebih gelap. Kafein membuat tubuh tak menyerap air dengan baik dan menyebabkan dehidrasi. Akibat dehidrasi, racun tak terbuang dengan sempurna dari tubuh dan menyebabkan warna kulit, termasuk di sekitar mata, menggelap.

2. Kurangi makanan siap saji.
Makanan kalengan dan yang mengandung bahan pengawet memperbanyak jumlah racun yang masuk ke dalam tubuh. Racun inilah yang jika tak terbuang ke luar akan menumpuk dan menggelapkan kulit.

3. Perbanyak makan sayur dan buah.
Nutrisi yang terkandung dalam sayur dan buah bisa membantu mengusir racun dan mengurangi lingkaran hitam.

4. Tidur cukup.
Pastikan Anda tidur tak terlalu larut, minimal enam jam sehari. Jika lingkaran hitam sering sekali muncul di wajah Anda, cobalah tidur dengan dua bantal untuk membuat posisi kepala agak lebih tinggi saat tidur.

Bila lingkaran hitam sudah terlanjur muncul, jangan khawatir. Ada beberapa cara mengatasinya, seperti:

1. Kompres dengan teh celup yang sudah disimpan di dalam kulkas
2. Kompres dengan irisan mentimun
3. Gunakan produk kecantikan yang berfungsi menghilangkan lingkaran hitam di sekitar mata.

Cara Merawat Kulit Yang Sensitif

  • Posted on May 27, 2012 at 10:36 am

Jika Anda sering mengalami rasa perih di kulit saat mengoleskan suatu produk, kulit mendadak kering dan gatal tanpa sebab, atau mudah terkena iritasi, bisa jadi kulit Anda sensitif. Ayo cari tahu lebih lanjut tentang kulit sensitif dan cara merawatnya.
Saat Anda mencoba pelembap baru, tiba-tiba kulit wajah memerah dan perih. Saat berada di tempat dingin, kulit Anda jadi esktra kering dan terasa gatal. Sehabis dilulur, kulit tubuh Anda iritasi. Wah, ini artinya Anda memiliki kulit yang sensitif dan memerlukan perawatan yang berbeda. Namun jangan khawatir, mengatasinya tak sulit, asal Anda sudah dibekali informasi yang cukup seputar kulit sensitif.

APA PENYEBAB KULIT SENSITIF?
Menurut sejumlah dermatolog, kulit yang sensitif memiliki lapisan luar kulit yang lebih tipis. Akibatnya, respon titik saraf pun jadi lebih tinggi. Saraf kita mudah bereaksi pada hal-hal sekecil apapun.

Ada banyak penyebab kulit jadi sensitif: faktor lingkungan (termasuk sinar ultraviolet, angin, hawa panas, hawa dingin, polusi, dan kelembapan udara), iritasi dari penggunaan produk (kosmetik, sabun, lotion, dsb), atau bahkan bahan pakaian yang tak cocok bagi kulit.

Memang tak nyaman rasanya punya kulit sensitif, tapi Anda tak sendiri. Diperkirakan 69 persen wanita dan 64 persen pria merasa kulit mereka sensitif, terutama di bagian wajah. Sebagian besar dari mereka adalah orang-orang yang sering merasa lelah, stress, dan di bawah tekanan.

Saat tubuh merasa stress, ujung saraf di lapisan kulit akan melepas bahan kimia yang menyebabkan rasa perih dan warna kemerahan pada kulit. Inilah mengapa sangat penting untuk memanjakan diri Anda, baik di spa, dengan yoga, atau cukup dengan bersantai di rumah sambil membaca buku favorit.

APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?
1. Perlakukanlah kulit Anda seperti kulit bayi yang harus dirawat ekstra hati-hati. Bukan berarti Anda harus memakai produk bayi, tapi pilihlah produk yang lembut dan dibuat khusus untuk kulit sensitif.
2. Jauhi produk yang mengandung parfum.
3. Produk yang berlabel “non-comedogenic” juga baik untuk Anda.
4. Sebelum mencoba produk baru, oleskanlah dulu di bagian dalam pergelangan tangan Anda, dan biarkan selama 24 jam. Jika kulit yang dioles berubah kemerahan, itu artinya produk tersebut tak cocok untuk Anda.
5. Jangan gunakan loofah saat mandi.
6. Tinggalkan body scrubs.
7. Jauhi tempat dengan suhu esktrem.